Kroasia Sadar Bukan Tim Unggulan Di Semifinal Piala Dunia 2018

Kroasia Sadar Bukan Tim Unggulan Di Semifinal Piala Dunia 2018

Kroasia Sadar Bukan Tim Unggulan Di Semifinal Piala Dunia 2018

AGEN PIALA DUNIA 2018 TERPERCAYA – Kroasia sadar bukan tim unggulan di semifinal Piala Dunia 2018. Timnas Kroasia merupakan tim kuda hitam di semifinal Piala Dunia 2018. Vatreni sadar mereka bukan merupakan tim unggulan. Namun, mereka tetap menikmati status bukan tim unggulan tersebut.

Kroasia berhasil lolos ke babak semifinal Piala Dunia 2018 setelah mengalahkan Russia. Setelah bermain imbang 2-2 selama 120 menit, Kroasia meriah kemenangan dengan skor 4-3 di babak adu tendangan penalti.

Kroasia akan berhadapan dengan Inggris di pertandingan semifinal yang akan berlangsung di Luzhniki Stadium, Moskow, pada (12/07/18) dinihari WIB. Semifinal lainnya mempertemukan Prancis dengan Belgia.

Dibandingkan dengan skuat semifinalis lainnya, Kroasia boleh disebut tim dengan jumlah pemain bintang yang paling sedikit. Namun bek Kroasia, Dejan Lovren mengaku bahwa status tersebut malah bisa menjadi keuntungan buat timnya.

“Saya pikir kami bukan merupakan tim unggulan sejak hari pertama turnamen dan itu bagus buat kami.” ujar Lovren di ESPN FC.

“Andai anda bersama semua tim ini, Prancis, Belgia, Inggris mereka semua adalah tim unggulan sejak awal turnamen dan kami sebagai tim non unggulan. Mungkin kami bisa mengubah sesuatu.” lanjutnya.

Meski demikian, Kroasia saat ini tampak begitu tangguh. Kroasia menjadi salah satu semifinalis yang belum mengalami kekalahan sejak awal turnamen, termasuk ketika secara meyakinkan mengalahkan Argentina 3-0 di fase grup.

“Tentu saja masih ada kekuatan yang tersisa untuk melawan Inggris. Kami tidak akan berhenti berjuang, kami akan berusaha memainkan pertandingan terbaik. Kami masih memiliki dua pertandingan untuk dimainkan, kami sangat termotivasi dan kami akan tampil sebaik-baiknya” ucap pelatih Kroasia, Zlatko Dalic setelah pertandingan kepada ESPN.

“Tidak ada tim favorit di Piala Dunia kali ini, semua pertandingan seimbang dan anda harus memperjuangkannya. Tim favorit, tim-tim besar sudah pulang. Tim yang bekerja keras, yang padu dan kompak, mereka adalah tim-tim yang masih berada di sini.” tutupnya.