Leceister Seri Dengan Arsenal, Ada Apa Dengan Vardy

Agen Sbobet terpercaya M11sbo -Leicester harus puas dengan skor imbang tanpa gol lawan Arsenal setelah kedua tim sama-sama tanpa gol saat peluit akhir berbunyi di King Power Stadium, Minggu (21/8/2016) dinihari WIB.

Jamie Vardy masih juga belum memperlihatkan ketajaman seperti musim lalu ketika Leicester City yang ia bela berimbang 0-0 dengan Arsenal.

Musim lalu Vardy unjuk gigi dengan mencetak 24 gol, yang di akhir musim jumlahnya cuma kalah banyak dari Harry Kane (Tottenham Hotspur) sebagai topskorer.

Leceister Seri Dengan Arsenal, Ada Apa Dengan Vardy M11sbo

Leceister Seri Dengan Arsenal, Ada Apa Dengan Vardy M11sbo

Dari dua laga sejauh ini Vardy, dalam catatan Whoscored, cuma membuat dua tembakan lawan Hull City (Leicester kalah 1-2) dan dua tembakan lain lawan Arsenal (Leicester seri 0-0), tanpa ada tembakan-tembakan jitu yang on target.

Setidaknya ada dua klaim penalti dari pemain Leicester City ketika berimbang dengan Arsenal. Manajer Leicester Claudio Ranieri pun ditanya mengenai hal itu.

Pun begitu, para pemain The Foxes setidaknya sempat membuat dua klaim penalti–setelah Ahmed Musa dan Danny Drinkwater terjatuh di kotak penaltiThe Gunners, yang tak dikabulkan wasit Mark Clattenburg.

Mengenai hal tersebut Ranieri memilih untuk tidak membahasnya. Ia lebih suka membahas hal-hal lain, semisal clean sheet Leicester setelah pekan lalu kebobolan dua gol dalam kekalahan 1-2 di markas Hull City.

“Penalti lahir ketika wasit meniup peluitnya,” ucap Ranieri kepada BT Sport.

“Saya pikir pertandingannya berjalan bagus. Mereka banyak membuat penguasaan bola, tapi kami membuat peluang-peluang bersih. Mereka berbahaya, tapi tidak lewat peluang-peluang bersih. Saya amat bangga dengan para pemain saya karena mereka bertarung sedemikian oke.

“Saya tak mau bicara lebih lanjut mengenai keputusan-keputusan (wasit). Kesalahan bisa dibuat manajer, wasit, para pemain. Yang penting adalah kami membuat clean sheet,” tuturnya.

Dalam wawancara terpisah kepada BBC, Ranieri pun menegaskan ketidakinginannya bicara panjang lebar mengenai insiden di kotak penalti saat menghadapi The Gunners.

“Sulit dikatakan. Filosofi saya adalah sebuah penalti terjadi ketika wasit meniup peluitnya dan seperti itulah,” tegasnya.