Pindah dari Juventus, Conte Membuat Chelsea Bekerja Keras

M11sbo agen judi bola terpercaya – Era Antonio Conte di Chelsea telah resmi dimulai. Di bawah kepemimpinan manajer asal Italia itu, semua elemen The Blues harus siap untuk bekerja sangat keras.

Dalam konferensi pers pertamanya sebagai manajer Chelsea, Kamis (14/7/2016), Conte menekankan pentingnya kerja keras dalam mencapai tujuan. Menurutnya, hal itu adalah satu-satunya cara untuk mengembalikan kejayaan klub.

http://m11sbo.com/

http://m11sbo.com/

“Saya adalah seorang pekerja. Saya suka bekerja. Saya tahu inilah satu-satunya jalan untuk menang, untuk membawa klub ini kembali bersaing secepatnya, untuk main di Liga Champions, untuk memenangi titel. Saya hanya tahu kata ini — kerja, kerja, kerja,” ujar Conte seperti dilansir situs resmi Chelsea.

“Biasanya jika Anda memiliki organisasi yang bagus, pemain-pemain yang bertalenta, dan Anda juga lebih banyak berlari daripada yang lain, Anda akan punya kemungkinan yang lebih besar untuk menang. Untuk alasan ini, saya suka bekerja di semua aspek: taktik, teknik, fisik, dan mental,” urainya.

“Premier League sangat berat dalam aspek fisik, dengan intensitas yang tinggi. Itu sangat kuat jika dibandingkan turnamen-turnamen lain, jadi jika Anda ingin menang Anda harus bermain bagus dan atraktif, juga punya kondisi fisik yang oke,” kata mantan pelatih Juventus dan timnas Italia itu.

Conte memimpin latihan Chelsea sejak Rabu (13/7). Pada Sabtu (16/7) besok, timnya akan menjalani laga ujicoba pramusim pertama melawan Rapid Wien.

Antonio Conte belum memutuskan formasi apa yang akan dia gunakan di Chelsea. Conte akan memilih formasi yang cocok dengan materi pemain yang dimilikinya.

Saat masih menukangi Juventus dan timnas Italia, Conte begitu identik dengan formasi 3-5-2. Formasi tersebut memberinya fleksibilitas, baik dalam menyerang maupun bertahan, dan sudah terbukti berhasil.

Kesuksesan formasi 3-5-2 yang diterapkan Conte di Juventus dan Italia sangat dipengaruhi oleh stok pemain yang dia miliki. Di lini belakang dia punya trio Leonardo Bonucci, Andrea Barzagli, dan Giorgio Chiellini yang sangat susah ditembus plus kiper veteran yang masih tangguh, Gianluigi Buffon.

Akan tetapi, Conte tak memiliki trio BBC plus Buffon di Chelsea. Selain itu, formasi 3-5-2 bukanlah formasi yang lazim dipakai di Premier League.

Terkait hal ini, Conte menyatakan dirinya harus lebih dulu mempelajari karakter para pemain Chelsea sebelum memutuskan formasi terbaik untuk timnya.

“Biasanya ketika saya datang ke sebuah tim baru, saya berusaha menemukan posisi yang tepat untuk para pemain,” ucap Conte seperti dilansir resmi Chelsea.

“Ketika saya di Italia, saya suka menyebut manajer seperti seorang penjahit. Anda harus membangun gaun terbaik untuk tim. Anda harus menghormati karakteristik para pemain dan talenta mereka dan kemudian memutuskan,” lanjutnya.

“Di masa lalu, saya memulai musim dengan tim-tim lain dengan satu ide permainan, dan kemudian saya menggantinya karena saya lihat sistem untuk pemain-pemain itu tidak bagus,” tutur manajer berusia 46 tahun itu.

“Tiga pemain di lini belakang, empat pemain di lini belakang — itu tidak penting. Yang penting adalah semangat yang tepat di dalam tim, memberi organisasi yang bagus, memberi latihan yang bagus dalam aspek taktik dan fisik. Saya pikir saya bisa banyak mendongkrak para pemain saya,” katanya.

sumber : detiksport